
Tren Watercolor Blush, Tampilan Blush Yang Merona Dan Natural
Tren Watercolor Blush Berikut Ini Akan Membuat Tampilan Makeup Kita Semakin Merona Sempurna Dan Sangat Natural. Watercolor blush kini menjadi salah satu tren riasan yang sangat populer. Tren makeup ini menampilkan tampilan pipi bersemu alami dengan efek lembut dan transparan, menyerupai sapuan tipis cat air pada permukaan kanvas. Berbeda dari penggunaan blush on yang umumnya memperlihatkan warna dengan pigmentasi intens, teknik watercolor blush justru menghadirkan nuansa rona yang lebih samar. Metode ini akan menjadikan blush on menyatu harmonis dengan tekstur kulit. Alhasil cara ini akan menghasilkan kesan wajah yang fresh dan awet muda. Gaya riasan ini sangat ideal bagi kita yang menggemari tampilan makeup minimalis. Tentunya bagi kita yang tetap menginginkan dimensi dan pancaran cahaya alami di wajah.
Belakangan ini, sejumlah selebritas seperti Gracie Abrams serta Zoe Saldaña telah terlihat memamerkan pipi mereka dengan rona kemerahan yang terlihat lebih natural di bandingkan aplikasi warna yang terlalu pekat. Laporan dari Bustle, Bruce Grayson, seorang penata rias ternama yang pernah menyabet penghargaan Emmy sekaligus bertindak sebagai kepala tata rias untuk ajang Oscar 2025. Ia menyampaikan bahwa ke depannya akan semakin banyak figur publik yang mengadopsi penggunaan blush dengan teknik lembut. Teknik ini akan menjadikan blush on menyerupai sapuan cat air, khususnya pada musim semi dan berlanjut di musim-musim berikutnya. Grayson menjelaskan bahwa pergeseran ini terjadi karena banyak orang kini lebih mengutamakan hasil riasan yang lebih natural dan ringan. Kemudian banyak orang yang suka jika blush on yang di gunakan menyatu dengan karakter asli kulit di bandingkan tampilan yang berat dan berlapis.
Fenomena ini mencerminkan adanya pergeseran besar dalam dunia kecantikan. Di mana kesan alami kini jauh lebih di minati daripada kesan dramatis. Watercolor blush pun menjadi solusi sempurna untuk menciptakan tampilan makeup yang mempertegas kecantikan alami.
Mengenal Tren Watercolor Blush
Mengenal Tren Watercolor Blush sangat menarik untuk kita ketahui. Jenis riasan blush ini telah menjadi bagian penting dari tren kecantikan musim semi. Hal ini terutama di karenakan tren ini mampu menghadirkan tampilan kulit yang tampak cerah dan glowing. Menambahkan semburat warna yang menyatu alami dengan rona kulit akan memperkuat kesan cantik dan sehat. Teknik ini menghasilkan efek akhir yang menyerupai pipi yang bersemu secara alami, bukan warna yang tampak di buat-buat. Bruce Grayson, seorang penata rias terkemuka, mengemukakan bahwa seiring meningkatnya tren kecantikan minimalis yang fokus pada keaslian kulit, banyak orang mulai memanfaatkan metode yang tidak hanya mempertegas rona alami kulit. Tetapi juga membantu mencerahkan tampilan wajah sekaligus menyamarkan ketidaksempurnaan. Menurut Grayson, metode ini sangat efektif dalam menonjolkan kilau alami kulit. Tentunya teknik ini juga sambil dengan cerdas mengalihkan perhatian dari noda maupun ketidaksempurnaan kecil lainnya.
Selain itu, Grayson menjelaskan bahwa palet warna seperti soft terracotta, petal pink, serta peachy nude menjadi pilihan utama dalam teknik ini. Kombinasi ketiga warna ini di rancang untuk menciptakan tampilan yang romantis. Kemudian deretan warna ini juga mampu menyesuaikan diri dengan berbagai jenis warna kulit. Alhasil warna blush ini cocok di gunakan secara luas. Setiap warna di pilih dengan cermat untuk menghasilkan kesan akhir yang lembut, menyatu, dan penuh kehangatan.
Sementara itu, Lisa Eldridge, seorang makeup artist yang di akui secara internasional, melalui Harper’s Bazaar, mengungkapkan bahwa teknik watercolor blush melibatkan penggunaan beragam nuansa perona pipi. Mulai dari warna koral hingga merah muda terang di aplikasikan secara bertahap. Kemudian blush ini akan di lapisi dengan lembut di area kelopak mata dan tulang pipi. Ia menyarankan bahwa kunci utamanya adalah memulai dengan warna yang lebih cerah sebagai dasar. Kemudian kita dapat melapisi perlahan dengan warna yang lebih dalam dan lebih kuat untuk membangun kedalaman serta dimensi.
Tips Menerapkan
Tips Menerapkan teknik watercolor blush memerlukan cara yang menyerupai proses artistik saat melukis dengan cat air. Ada unsur kreativitas dalam membangun tampilan ini agar terlihat natural dan berlapis. Bruce Grayson, seorang ahli riasan, menjelaskan bahwa untuk menghasilkan efek watercolor, kita bisa menggunakan punggung tangan atau palet sebagai media untuk meratakan produk blush pilihan sebelum mengaplikasikannya. Menurut Grayson, teknik terbaik adalah memilih kuas berbentuk bulat, lalu kita dapat mengaplikasikan warna dengan gerakan cepat dan ringan. Ia menyarankan untuk memulai dari area tengah pipi. Kemudian ia juga menyarankan untuk membaurkannya perlahan ke arah pelipis. Gerakan sapuan juga sebaiknya melewati sekitar bola mata. Lalu blush on dapat kita sapu dan haluskan hingga mencapai ujung alis dan pelipis. Teknik ini akan membuat warna menyatu tanpa terlihat batasannya.
Sementara itu, Lisa Eldridge, seorang penata rias ternama, turut membagikan sarannya mengenai variasi warna dalam teknik ini. Eldridge menyebutkan bahwa jika kita ingin mendapatkan tampilan dengan kombinasi rona terang dan gelap, kita bisa mencampurkan blush on bertekstur matte dengan blush on yang shimmer. Dirinya mengungkapkan bahwa ia secara pribadi gemar menggunakan berbagai nuansa oranye dan merah muda untuk menghasilkan tampilan wajah yang tampak fresh dan bercahaya. Ide ini bisa menjadi inspirasi yang menarik bagi kita yang ingin menciptakan kesan wajah yang youthful dan hidup.
Menurut Eldridge, proses pembuatan tampilan watercolor blush ini akan menjadi lebih simple apabila menggunakan blush berbentuk powder. Pasalnya produk jenis ini lebih mudah untuk di baurkan secara halus di atas kulit. Namun, ia juga menegaskan bahwa bagi kita yang lebih menyukai blush bertekstur krim ataupun cair, tetap dapat menggunakannya dengan hasil yang serupa. Asalkan teknik pengaplikasiannya di perhatikan dengan baik.
Perbedaan Dengan Draping
Teknik watercolor blush memiliki pendekatan yang memiliki Perbedaan Dengan Draping dalam dunia riasan wajah. Watercolor blush menonjolkan penggunaan beberapa warna yang di lapiskan untuk menciptakan tampilan yang lembut dan natural. Sementara draping lebih fokus pada pemanfaatan satu warna blush on untuk membentuk serta mengukir kontur wajah. Draping bertujuan untuk menghasilkan efek dimensi yang lebih kuat dan mengangkat bentuk wajah. Inilah yang semakin menciptakan tampilan yang tegas serta memberikan sentuhan artistik yang khas. Dalam metode draping, blush di gunakan layaknya alat kontur untuk membingkai wajah, memperjelas struktur tulang pipi, dan memberi kesan wajah yang lebih bersudut.
Sebaliknya, dalam teknik watercolor blush, keindahan tampilan tercipta dari proses melapiskan berbagai rona warna yang berbeda secara bertahap. Lisa Eldridge, seorang MUA terkenal, menjelaskan bahwa kunci dari teknik ini terletak pada eksplorasi kombinasi warna. Eksplorasi warna ini bertujuan untuk mempertimbangkan keseimbangan keseluruhan hasil riasan. Ia menyarankan agar kita terus berkreasi dan tidak takut untuk bereksperimen. Tentunya sambil mengevaluasi secara berkala apakah komposisi warna yang di aplikasikan sudah harmonis.
Watercolor blush mengutamakan permainan warna yang halus serta gradasi yang alami, berbeda dari draping yang lebih mengedepankan struktur dan definisi. Oleh sebab itu, aplikasi watercolor blush cenderung memberikan kesan wajah yang fresh, ringan, dan glowing. Sementara draping menghasilkan wajah yang tampak lebih terukir dan dramatis. Selain itu, karena menggabungkan beberapa warna dengan intensitas yang bervariasi, watercolor blush memungkinkan terciptanya efek transparansi yang menyerupai pantulan cahaya alami pada kulit.
Tren Watercolor Blush memang cukup di minati oleh banyak beauty enthusiast. Tentunya kita akan mendapatkan looks makeup yang lebih natural alami dengan menerapkan Tren Watercolor Blush.