Gian Piero Gasperini Resmi Berlabuh Menuju AS Roma

Gian Piero Gasperini Resmi Berlabuh Menuju AS Roma

Gian Piero Gasperini Mantan Pelatih Atalanta Kini Telah Resmi Berlabuh Menuju Klub Liga Italia Lainnya Yaitu AS Roma. Ia resmi mengonfirmasi keputusannya untuk meninggalkan Atalanta setelah sembilan tahun menukangi klub tersebut. Ia pun sudah menyampaikan salam perpisahan kepada klub dan para penggemar setia. Sebenarnya, beberapa bulan sebelumnya Gasperini sudah mengumumkan bahwa kontraknya yang berakhir pada tahun 2026 tidak akan di perpanjang, sehingga muncul pertanyaan apakah ia akan hengkang musim ini atau menunggu sampai kontraknya habis. Namun, akhirnya keputusan di ambil lebih cepat, dan ia memutuskan pergi pada musim ini. Gasperini pun sudah memberikan salam perpisahan secara resmi kepada klub serta suporter. Ia menyatakan bahwa keputusan ini di ambil dalam beberapa jam terakhir dan merupakan pengakhiran dari kisah panjangnya yang luar biasa selama sembilan tahun di Bergamo.

Meskipun demikian, ia meminta agar tidak mengucapkan selamat tinggal karena meskipun ia meninggalkan posisi pelatih kepala, hubungan lain dengan klub akan tetap terjaga. Gasperini menegaskan bahwa keputusan untuk mengakhiri kerja sama ini adalah murni dari dirinya sendiri tanpa ada tekanan dari klub maupun direkturnya. Ia menyadari bahwa sudah saatnya untuk mengambil langkah baru. Selama musim terakhirnya, Gasperini hanya ingin pergi saat tim berada dalam kondisi terbaik, yaitu ketika Atalanta berada di peringkat ketiga klasemen dan berhasil lolos ke Liga Champions, sehingga dapat kembali berlaga di stadion bergengsi Eropa. Ia juga menyampaikan bahwa meski ingin meraih lebih banyak prestasi. Pencapaian yang diraih selama ini sudah luar biasa dan yakin tim akan terus berprestasi. Selanjutnya, menurut pakar transfer Fabrizio Romano, Gasperini di perkirakan akan bergabung dengan AS Roma menggantikan Claudio Ranieri. Alasannya pindah adalah karena kebutuhan motivasi baru, kepercayaan yang di berikan kepadanya, dan semangat baru yang membangkitkan gairahnya.

Aktif Mendekati Gian Piero Gasperini

Gian Piero Gasperini sampai saat ini belum mencapai kesepakatan dengan AS Roma meskipun sudah melakukan pertemuan langsung dengan pemilik klub, keluarga Friedkin. Kondisi ini secara tidak langsung membuka peluang bagi Juventus untuk mengajukan tawaran terakhir mereka kepada pelatih berusia 66 tahun tersebut. Setelah sembilan tahun memimpin Atalanta, Gasperini di kabarkan ingin mencari pengalaman baru dalam kariernya. Roma sempat menjadi tujuan utama pelatih tersebut, namun negosiasi antara kedua pihak belum menemukan titik temu. Dengan waktu yang masih tersedia, Juventus mulai menunjukkan minat serius dan Aktif Mendekati Gian Piero Gasperini. Persaingan sengit antara kedua klub besar Serie A ini pun semakin memanaskan bursa pelatih musim panas. Beberapa hari lalu, Gasperini mengadakan pertemuan penting bersama jajaran manajemen Roma di Tuscany. Yang juga di hadiri oleh Dan dan Ryan Friedkin serta direktur klub Florent Ghisolfi. Meski diskusi berlangsung positif, berbagai kendala teknis menjadi faktor yang menyebabkan kesepakatan tertunda.

Situasi ini membuat proses transfer Gasperini menjadi lebih kompleks dan Roma harus bergerak cepat jika tidak ingin kehilangan kandidat utama mereka. Sementara itu, Juventus juga mengambil langkah nyata dengan menyiapkan tawaran menarik bagi sang pelatih. Juventus awalnya mengincar Antonio Conte yang memutuskan memperpanjang kontrak dengan Napoli. Sehingga mereka kemudian mengalihkan fokus ke Gasperini sebagai opsi utama. Di sisi lain, manajemen Juventus juga di rumorkan akan melakukan perubahan besar, termasuk kemungkinan penggantian direktur olahraga Cristiano Giuntoli. Gasperini sendiri tidak menutup kemungkinan bergabung dengan Juventus meskipun negosiasi dengan Roma lebih dulu berjalan. Karena ia masih mempertimbangkan semua opsi yang ada. Kedua klub menawarkan proyek yang berbeda bagi Gasperini, di mana Roma tengah membangun tim baru sementara Juventus membutuhkan perubahan cepat setelah musim yang kurang memuaskan. Oleh sebab itu, keputusan akhir Gasperini di perkirakan akan di umumkan dalam waktu dekat. Menjadikan persaingan ini semakin menarik untuk di simak.

Proses Negosiasi Yang Intens

Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, di perkirakan akan bergabung dengan AS Roma pada musim depan setelah melalui Proses Negosiasi Yang Intens. Meskipun ada usaha dari Juventus dan harapan Atalanta agar ia tetap bertahan. Menurut laporan dari sumber terpercaya seperti Sky Sport Italia dan Fabrizio Romano. Gasperini telah mencapai kesepakatan dengan manajemen Roma setelah bertemu dengan direktur klub Florent Ghisolfi dan pemilik tim, Dan serta Ryan Friedkin. Pertemuan ini berlangsung di Tuscany dan di hadiri oleh legenda Roma, Claudio Ranieri, yang turut membantu dalam negosiasi tersebut. Proses perekrutan Gasperini memang tidak mudah karena ia memerlukan beberapa hari untuk mempertimbangkan tawaran Roma, terutama terkait proyek jangka panjang klub. Di sisi lain, Juventus sempat mengajukan tawaran menarik setelah gagal mendapatkan Antonio Conte. Namun Gasperini memilih Roma sebagai langkah berikutnya dalam kariernya. Saat ini, kedua belah pihak tengah menyelesaikan rincian kontrak sebelum pengumuman resmi di lakukan.

Dalam kurun waktu tersebut, ia berhasil membawa klub kecil asal Bergamo tersebut menjadi kekuatan besar di Serie A dan Eropa. Di bawah asuhannya, Atalanta menjuarai Europa League 2023/2024, menjadi runner-up Coppa Italia, serta lolos ke Liga Champions sebanyak lima kali dalam tujuh musim terakhir. Prestasi tersebut menjadikan Gasperini sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah klub. Namun, Gasperini menginginkan tantangan baru dan Roma yang sedang berupaya bangkit di bawah kepemimpinan Friedkin Group menjadi pilihan menarik. Klub tersebut butuh figur pengalaman untuk kembalikan kejayaan di liga italia serta ajang Eropa. Gasperini di kenal dengan gaya bermain menyerang yang agresif serta kemampuannya membangun tim tanpa bergantung pada pemain bintang. Sesuai dengan filosofi Roma yang di dukung oleh pemain muda berbakat seperti Pellegrini serta Dybala. Jika resmi bergabung, tantangan utamanya adalah menyeimbangkan tuntutan kompetisi domestik dan Eropa sekaligus memenuhi ekspektasi tinggi tifosi.

Meraih Lebih Banyak Pencapaian

Gian Piero Gasperini menyatakan keinginannya untuk Meraih Lebih Banyak Pencapaian selama sembilan tahun menjabat sebagai pelatih Atalanta. Namun ia yakin La Dea akan tetap sukses tanpa kehadirannya. Setelah periode panjang tersebut, Gasperini memutuskan untuk mengakhiri masa jabatannya di klub dan di laporkan akan menggantikan Claudio Ranieri sebagai pelatih AS Roma pada musim 2025-26. Berbagai media memberitakan bahwa pelatih berusia 63 tahun itu akan menandatangani kontrak tiga tahun yang berlaku hingga musim panas 2028. Selain itu, pengamat transfer sepak bola, Fabrizio Romano, mengungkapkan adanya klausul bonus dalam kontrak jika Gasperini berhasil membawa Roma lolos ke Liga Champions atau meraih gelar Serie A. Gasperini menyampaikan keputusan ini melalui pesan perpisahan yang di publikasikan di media lokal l’Eco di Bergamo, mengungkapkan bahwa ia telah memutuskan untuk mengakhiri kisah indahnya bersama Atalanta. Namun menolak kata perpisahan karena hubungan lain akan tetap berjalan.

Ia menegaskan bahwa keputusan ini sepenuhnya merupakan pilihannya sendiri dan bukan karena tekanan dari klub atau direkturnya. Gasperini menambahkan bahwa keputusannya di ambil karena ia merasa sudah saatnya untuk melangkah ke tahap baru. Ia berharap meninggalkan Atalanta dalam kondisi lebih baik dari saat ia datang, dan selama musim terakhirnya. Fokusnya adalah pergi saat klub berada di puncak prestasi, yaitu finis di posisi ketiga klasemen dan berhasil lolos ke Liga Champions. Kembali bermain di kompetisi Eropa paling bergengsi. Gasperini mengakui bahwa meskipun ia ingin mencapai lebih banyak. Pencapaian yang sudah di raih patut di rayakan dan ia yakin tim akan terus sukses. Alasan utama kepindahannya ke Roma adalah kebutuhan akan motivasi baru, kepercayaan yang di berikan kepadanya. Dan semangat baru yang datang bersama tantangan besar yang membuatnya bersemangat. Keputusan penting mengenai masa depan pelatih yang telah membawa perubahan besar bagi Atalanta kini menanti pengumuman resmi dari Gian Piero Gasperini.